Ardyan pradana

Sunday, January 9, 2011

PERKEMBANGAN PENGETAHUAN

PERKEMBANGAN PENGETAHUAN

Perkembangan pengetahuan dikelompokkan atas 4 Zaman,
Masing-masing adalah:
1. Zaman Purba (Masa Prasejarah dan Masa sejarah
2. Zaman Penyelidikan
3. Zaman pertengahan
4. Zaman Modern

1. Zaman Purba
a. zaman sejarah
Zaman ini ditandai dengan Pengetahuan apa dan bagaimana (Know how) diperoleh manusia melalui:
 Kemampuan mengamatai
 Kemampuan mebeda-bedakan
 Kemampuan memilih
 Kemampuan melakukan percobaan berdasarkan prinsip trial and error
Kemampuan ”Knowhow of doing thing” dikenal dengan tehnologi. Saat ini tehnologi diartikan “Knowhow of doing thing better and professionally” artinya dilakukan dengan adanya nilai tambah yaitu baik hasil maupun kemampuan professional

b. Masa Sejarah (15000-600 tahun SM)
Manusia mulai memiliki kemampuan membaca, menulis dan berhitung. Manusia sebagai mahluk yang mempunyai berfikir atau bernalar (Homo Sapiens)
Ciri Kemampuan masa ini adalah:
 Fungsi kontrol dan pengendalian alam pertanian, peternakan,perburuan yang efektif
 Fungsi imajinasi sebagai realisasi daya kreasi manusia pembuatan patung dan perhiasan dengan nilai artistik (gambar binatang di gua-gua).
 Sikap mental dan penalaran yang reseptif dan empiris (apa adanya: pasif reseptif). Falta-fakta hanya diolah sekadarnya, yang mungkin dilakuakan tanpa statu tujuan yang sudah tertentu.

Binatang memiliki pengetahuan, tetapi terbatas untuk mempertahankan jenisnya.Manusia mampu menalar (berfikir logis dan analitis) mengembangkan pengetahuan sehingga disebut homo sapien.

2. Zaman Penyelidikan 600 SM dan 200 M(Yunani)
Filsafat

Logika(Tool studies) (Content Studies)

Tool studies adalah mata pelajaran mengenai alat. Mata pelajaran yang mengajarkan alat bagi mata pelajaran lain.
Dalam filsafat mata pelajaran mengenal alat disebut logika. Logika membicarakan tehnik-tehnik untuk memperoleh kesimpulan dari suatu perangkat bahan, fakta-fakta dan informasi.Dikenal logika deduktif dan induktif. Dalam logika juga ada alat lain yang disebut metodologi.
Metodologi adalah ilmu pengetahuan tentang metode dan khususnya metode ilmiah, hal yang dibahas dalam metodologi hal-hal yang bersifat observasi, hipotesa, hukum, teori, susunan eksperimen dsbnya.
Osborne R dan Van Loon B (1996) menyatakan bahwa metodologi adalah sekumpulan metode Ingkuiring mind (selalu menyelidiki) De Omnibus Dubitandum (meragukan sesuatu) ciri dari penalaran saat ini.

Saat itu Saat ini

Demokratis


Motivasi Alasan :
Estetis dan Rasiomalisasi Praktis dan Pragmatis
Untuk kepuasan batin ( Saat ini )
Individual

Socrates Plato Aristoteles(pelopor logika deduktif
Guru Guru Murid
Murid


Thales (640-546SM):
Filsafat Alam Kosmologi (mempertanyakan asal mula,sifat dasardan struktur komposisi dari alam semesta. Air sebagai materi dasar kosmis. Dari sini muncul magnetismo, listrik
Física, astronomi, dan matemática.
Pitágoras : (Filsafat matemátika) metafísica
Sócrates ; metode dialektis atau elenkhus. Metode ini
terwujud kedalam suatu bentuk tanya jawab atau dialog
upaya untuk meraih kebenaran dan pengetahuan.
Plato: Seluruh filsafat Plato bertumpu pada ajarannya
Tentang ide. Segala sesuatu yang ada dapat dikenal lewat panca indra. Pohon, manusia, hewan dan lain lain akan mati dan berubah, tetapi ide pohon, bunga, hewan tidak pernah berubah. Ide bukan sekedar gagasan subyektif dalam pemikiran manusi. Keberadaan ide tergantung pada daya pikir manusia, bersifat obyektif, mandiri, sempurna, abadi dan tidak berubah. Persoalannya adalah alam panca indra manusia senantiasa berada dalam perubahan, tidak tetap, tidak sempurna, tidak abadi, majemuk dan pusparagam. Menurut Plato keadaan demikian atau dunia indrawi bukanlah realita yang sebenarnya. Dunia ide dikenal dengan akal budi.
Ide Plato dikenal sebagai idealisme realistik, realistik obyektif. Idealisme modern bersifat subyekti. Tujuan hidup manusia ialah kehidupan yang senang dan bahagi. Kesenangan dan kebahagiaan bukanlah pemuasan hawa nafsu selama hidup di dunia indrawi. Selama hidup di dunia indrawi manusia senantiasa harus diupayakan untuk meraih pengetahuan yang benar. Orang yang memiliki pengetahuan yang benarsebagai orang bijaaksana dan berbudi baik. Orang yang bijaksana dan berbudi baiklah yang mampu memahami perubahan-perubahan didunia indrawi. Jiwa yang menghubungkan ide Plato dan dunia indrawi. Perumpamaan tentang Gua adalah contoh konkrit dari ide Plato tentang realistis ide dan indrawi.

Tiga Gelombang pemikiran Plato dalam bernegara
 The fisrt waver : laki laki dan wanita sama
 The second waver : Hilangkan perkawinan dan keluarga.
 The third wave : Filsafat pantas jadi raja yang arif dan bijaksana.

Aristoteles (382-322SM) : Filsafat ilmu
Aristoteles adalah pelopor utama logika deduktif yang menitikberatkan pada rasionalisasi.
Esesnsi Logika Aristoteles menurut Perkembangannya:
 Logika hubungan (Silogisme)
 Prinsip kausalitas ilmu-ilmu alam (natural sciences)
 Logika efesiensi dalam teknologi
 Logika ekonomi di dalam Industri

3. Zaman pertengahan

Logika Deduktif


a. L.Bahasa
- Semantik
- Pragmatis dan
- Sintaktis
b. Silogisme
Silogisme: menjadikan apa yang tersirat (implicit) menjadi tersurat (eksplicit).
c. Sistem Ilmu
1) Perumusan masalah
2) Pengamatan dan deskriptif
3) Penjelasan (menjawab mengapa)
4) Peramalan dan kontrol
d. PenjelasaN
1) Deduktif
2) Probabilitas
3) Genetis dan
4) Fusngsional
e. RAMALAN
1) Hukum
2) Proyeksi
3) Struktur
4) Institusional
5) Masalah
6) Tahap
7) Utopia

4. Zaman Modern
a. Pengetahuan
Salah satu ciri khas manusia adalah sifatnya yang selalu ingin tahu tentang pristiwa yang terjadi dialam sekelilingnya. Keinginan tersebut dapat bersifat sederhana, yaitu ingin tahu tentang ”Apa”(Ontologi), baik namanya, kelompoknya maupun sifat-sifatnya. Tetapi keinginan tahuan tadi dapat bersifat kompleks, yaitu bila ingin tahu itu mengenai ”Bagaimana”(Epistomologi) peristiwa tersebut dapat terjadi, dan ”Untuk apa”(Aksiologi) peristiwa tersebut kita pelajari. Ketiga landasan tersebut merupakan ciri spesifik dalam menyusun Pengetahuan. Ketiga landasan ini saling terkait. Bila usaha keingin tau tadi berhasil , maka diperoleh apa yang kita katakan sebagai ketahuan atau ”Pengetahuan”(knowledge).

Pengetahuan dikumpulkan dengan tujuan untuk menjawab permasalahan kehidupan yang sehari-hari dihadapi manusia dan untuk digunakan dalam menawarkan berbagai kemudahan kepadanya. Pengetahuan ilmiah alias ilmu dapat diibaratkan sebagai alat bagi manusia dalam memecahkan berbagai masalah atau persoalan yang dihadapinya. Pemecahan tersebut pada dasarnya adalah dengan meramalkan dan mengontrol gejala alam.
Jadi fungsi pengetahuan dapat dirumuskan sebagai berikut:
 Menerangkan gejala alam
 Meramalkan kejadian
 Mengontrol keadaan

Berfikir adalah kegiatan mental yang menghasilkan pengetahuan. Prosedur dalam mendapatkan pengetahuan mengikuti alur berfikir yang dikenal sebagai metode ilmiah.
Metode ilmiah adalah merupakan ekspresi mengenai cara berfikir.
Metode ilmiah ialah prosedur untuk mendapatkan pengetahuan yang disebut ilmu. Metode adalah ssuatu prosedur atau cara mengetahui sesuatu yang mempunyai langkah-langkah yang sistematik.

Metode Ilmiah ilmu
Ciri Ilmu:
 Rasional dan teruji,
 deduktif dan induktif,
 social and behavioral science = natural science (alam).
Ontologi (apa)

Filsafat Epistemologi (Bagaimana)

Aksiologi (Untuk apa)


PENGETAHUAN
Filsafat
(Ontologi,epistomologi,aksiologi)


SENI AGAMA ILMU
 Subyektif > Obyektif
 Beri makna pada objek > memahami
menjelaskan
 Diskriptif dan ruang lingkup meramal]kan dan
Terbatas. mengendalikan.

Pengetahuan adalah semua ketahuan kita tentang sesuatu objek yang meliputi aspek ontology,epstemologi, dan aksiologi.

b. Teknologi
Pengelompokan pengetahuan yang saling terkait disebut ilmu atau ilmu pengetahuan (science). Pengetrapan ilmu pengetahuan disebut teknologi.
Setiap unsur ilmu pengetahuan baik ilmu eksakta maupun ilmu social masing-masing mempunyai teknologi sendiri. Para ahli mendefinisikan sebagai berikut:
Tehnologi adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu yang lebih baik dan tentunya didasarkan pada hasil penelitian (riset & evaluasi) . Perpaduan ilmu pengetahuan dan teknologi dikenal dengan sebutan IPTEK. Perpaduan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni dikenal dengan sebutan IPTEKNI.


PENGETAHUAN
Filsafat
(Ontologi,epistomologi,aksiologi)



Ilmu&Teknologi > Akal sehat
 Rasio&metafisika>deduktif >Kebiasaan dan
 Metode eksperimen>induktif pengulangan
Didukung statistic > samar-samar
 Teruji > Metode coba-coba




Seni Terapan Seni Halus
(applied Art) (Fine Art)
> deskriptif
> ruang lingkup terbatas


Peradaban Peradaban
Kualitatif Kuantitatif

> Konsep,teori > Pragmatis
Biologi seluler ? Obat tradisional kanker.

No comments:

Post a Comment